Penyertaan Modal Kemitraan Usaha Berbasis Kinerja

Simulasikan Potensi Investasi Anda

Pelajari proyeksi bagi hasil Agensi Tukang Modern melalui simulasi finansial interaktif berdasarkan nominal investasi, skenario proyeksi laba, dan pilihan pengelolaan modal.

Modal Acuan: Rp250.000.000
Durasi: 36 Bulan (3 Tahun)
Masa Awal: Bln 1–3 (Tanpa Bagi Hasil)
2 Pilihan Skema Modal
Dasar Laba: Rp30.000/Tukang/Hari (26 Hari Kerja)
Hasil simulasi merupakan estimasi proyeksi ilustratif dan bukan jaminan keuntungan pasti.
Agensi Tukang Modern
Ekosistem Tenaga Kerja Konstruksi Modern
PT. Buildsource Companion Indonesia

Parameter Simulasi Investasi

Tentukan nominal investasi, skema pengelolaan modal, dan skenario laba yang diinginkan.
Langkah 1 dari 2
Rp
Pilihan Cepat:
Tanpa Penarikan

Modal investor tetap berada dalam perusahaan selama periode 36 bulan penuh. Tidak ada penarikan modal bertahap sebelum masa kontrak selesai.

  • Bulan 1–3: Tanpa bagi hasil (masa persiapan).
  • Bulan 4–24: Hak bagi hasil 20% dari laba bersih proporsional modal.
  • Bulan 25–36: Hak bagi hasil 5% proporsional modal awal.
  • Pokok modal utuh di akhir periode.
Rekomendasi

Investor melakukan penarikan pokok modal bertahap mulai bulan ke-13 hingga bulan ke-22 (10 bulan). Mengurangi risiko risiko pokok modal secara sistematis.

  • Bulan 1–12: Modal utuh; bagi hasil 20% (bulan 4-12).
  • Bulan 13–22: Penarikan pokok bertahap (Rp25 Jt/bln skala proporsional).
  • Bulan 25–36: Tetap memperoleh 5% bagi hasil dari modal awal meski saldo Rp0!
  • Saldo modal aman tanpa nilai negatif.
Mode Pesimis
PROYEKSI KONSERVATIF

Menggambarkan kondisi bisnis dengan pertumbuhan lambat atau pencapaian operasional di bawah target (50% dari proyeksi dasar).

Proyeksi Laba 36 Bln: Rp2.086.500.000
Estimasi Bagi Hasil: Rp171.756.000
Total Penerimaan: Rp421.756.000
-50.0% vs Realistis
Mode Realistis
PROYEKSI DASAR

Menggunakan asumsi laba bersih normal sesuai target operasional Agensi Tukang Modern (Basis acuan utama).

Proyeksi Laba 36 Bln: Rp4.153.500.000
Estimasi Bagi Hasil: Rp319.878.000
Total Penerimaan: Rp569.878.000
Mode Acuan (0%)
Mode Optimis
PROYEKSI PERTUMBUHAN

Menggunakan asumsi laba bersih lebih tinggi berdasarkan akselerasi permintaan dan efisiensi operasional (150% proyeksi dasar).

Proyeksi Laba 36 Bln: Rp8.307.000.000
Estimasi Bagi Hasil: Rp639.756.000
Total Penerimaan: Rp889.756.000
+50.0% vs Realistis

Hasil Analisis Simulasi Finansial

Ringkasan hak ekonomi, pengembalian pokok modal, dan proyeksi arus kas investor selama 36 bulan.
Nominal Investasi
Rp250.000.000
Modal disetor awal
Mode & Skema
REALISTIS
Penarikan Berjangka
Proyeksi Laba Bersih
Rp4.153.500.000
Total 36 bulan usaha
Estimasi Bagi Hasil
Rp319.878.000
Hak keuntungan investor
Modal Ditarik
Rp250.000.000
Penarikan pokok bertahap
Sisa Modal Akhir
Rp0
Saldo di bulan ke-36
Total Penerimaan Finansial Investor
Rp569.878.000
*Akumulasi bagi hasil (Rp319.878.000) + Pengembalian Pokok Modal (Rp250.000.000)
Visualisasi Grafik Finansial (Chart.js)
Interaktif
Proyeksi Laba Bersih Perusahaan Per Bulan
Estimasi Bagi Hasil Investor Per Bulan
Kurva Akumulasi Bagi Hasil Investor
Saldo Pokok Modal Investor Per Bulan
Perbandingan Total Bagi Hasil: Pesimis vs Realistis vs Optimis
Rincian Kalkulasi Bulanan (Bulan 1 s/d 36)
Detail lengkap saldo modal, penarikan, persentase efektif, dan bagi hasil per bulan.
Bulan Tukang Aktif Laba Bersih Perusahaan Modal Awal Bulan Penarikan Modal Modal Akhir Bulan Rasio Modal Bagi Hasil Efektif Bagi Hasil Bulanan Akumulasi Bagi Hasil
1 10 org Rp7.800.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 0% 0% Rp0 Rp0
2 20 org Rp15.600.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 0% 0% Rp0 Rp0
3 30 org Rp23.400.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 0% 0% Rp0 Rp0
4 40 org Rp31.200.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 100% 20% Rp6.240.000 Rp6.240.000
5 50 org Rp39.000.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 100% 20% Rp7.800.000 Rp14.040.000
6 60 org Rp46.800.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 100% 20% Rp9.360.000 Rp23.400.000
7 70 org Rp54.600.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 100% 20% Rp10.920.000 Rp34.320.000
8 80 org Rp62.400.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 100% 20% Rp12.480.000 Rp46.800.000
9 90 org Rp70.200.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 100% 20% Rp14.040.000 Rp60.840.000
10 100 org Rp78.000.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 100% 20% Rp15.600.000 Rp76.440.000
11 115 org Rp89.700.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 100% 20% Rp17.940.000 Rp94.380.000
12 130 org Rp101.400.000 Rp250.000.000 Rp0 Rp250.000.000 100% 20% Rp20.280.000 Rp114.660.000
13 140 org Rp109.200.000 Rp250.000.000 -Rp25.000.000 Rp225.000.000 90% 18% Rp19.656.000 Rp134.316.000
14 140 org Rp109.200.000 Rp225.000.000 -Rp25.000.000 Rp200.000.000 80% 16% Rp17.472.000 Rp151.788.000
15 140 org Rp109.200.000 Rp200.000.000 -Rp25.000.000 Rp175.000.000 70% 14% Rp15.288.000 Rp167.076.000
16 155 org Rp120.900.000 Rp175.000.000 -Rp25.000.000 Rp150.000.000 60% 12% Rp14.508.000 Rp181.584.000
17 155 org Rp120.900.000 Rp150.000.000 -Rp25.000.000 Rp125.000.000 50% 10% Rp12.090.000 Rp193.674.000
18 155 org Rp120.900.000 Rp125.000.000 -Rp25.000.000 Rp100.000.000 40% 8% Rp9.672.000 Rp203.346.000
19 170 org Rp132.600.000 Rp100.000.000 -Rp25.000.000 Rp75.000.000 30% 6% Rp7.956.000 Rp211.302.000
20 170 org Rp132.600.000 Rp75.000.000 -Rp25.000.000 Rp50.000.000 20% 4% Rp5.304.000 Rp216.606.000
21 170 org Rp132.600.000 Rp50.000.000 -Rp25.000.000 Rp25.000.000 10% 2% Rp2.652.000 Rp219.258.000
22 185 org Rp144.300.000 Rp25.000.000 -Rp25.000.000 Rp0 0% 0% Rp0 Rp219.258.000
23 185 org Rp144.300.000 Rp0 Rp0 Rp0 0% 0% Rp0 Rp219.258.000
24 185 org Rp144.300.000 Rp0 Rp0 Rp0 0% 0% Rp0 Rp219.258.000
25 200 org Rp156.000.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp7.800.000 Rp227.058.000
26 200 org Rp156.000.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp7.800.000 Rp234.858.000
27 200 org Rp156.000.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp7.800.000 Rp242.658.000
28 200 org Rp156.000.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp7.800.000 Rp250.458.000
29 215 org Rp167.700.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp8.385.000 Rp258.843.000
30 215 org Rp167.700.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp8.385.000 Rp267.228.000
31 215 org Rp167.700.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp8.385.000 Rp275.613.000
32 215 org Rp167.700.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp8.385.000 Rp283.998.000
33 230 org Rp179.400.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp8.970.000 Rp292.968.000
34 230 org Rp179.400.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp8.970.000 Rp301.938.000
35 230 org Rp179.400.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp8.970.000 Rp310.908.000
36 230 org Rp179.400.000 Rp0 Rp0 Rp0 100% 5% Rp8.970.000 Rp319.878.000
TOTAL Rp4.153.500.000 - Rp250.000.000 Rp0 - - Rp319.878.000 Rp319.878.000
Perbandingan Proyeksi 3 Skenario (Nominal & Skema Sama)
Evaluasi perbandingan sensitivitas hasil finansial investor pada berbagai skenario kinerja usaha.
Indikator Finansial Mode Pesimis (Konservatif) Mode Realistis (Dasar) Mode Optimis (Pertumbuhan)
Total Proyeksi Laba Bersih Perusahaan Rp2.086.500.000 Rp4.153.500.000 Rp8.307.000.000
Total Estimasi Bagi Hasil Investor Rp171.756.000 Rp319.878.000 Rp639.756.000
Total Modal Ditarik Rp250.000.000 Rp250.000.000 Rp250.000.000
Sisa Pokok Modal Akhir Rp0 Rp0 Rp0
Total Penerimaan Investor Rp421.756.000 Rp569.878.000 Rp889.756.000
Selisih Bagi Hasil vs Realistis -46.3% 0.0% (Basis Acuan) +100.0%

Tentang Agensi Tukang Modern & PT. Buildsource Companion Indonesia

Transformasi Industri Tukang Tradisional Menjadi Profesional Bersertifikasi

Agensi Tukang Modern adalah inisiatif strategis dari PT. Buildsource Companion Indonesia untuk merevolusi ekosistem tenaga kerja pertukangan dan konstruksi di Indonesia. Industri tukang tradisional menghadapi friksi sistemik berupa ketidakpastian mutu kerja, ketiadaan standarisasi harga, manajemen lapangan yang rapuh, dan rendahnya perlindungan tenaga kerja.

Melalui sistem kurasi ketat, pelatihan vokasi terstandarisasi, standarisasi SOP teknis, dan manajemen proyek berbasis teknologi, Buildsource Companion Indonesia menjamin kualitas kerja prima bagi pelanggan serta kepastian pendapatan dan kemakmuran bagi para mitra tukang profesional.

Ekosistem Agensi Tukang Modern
Masa Persiapan (Bulan 1–3)

Tiga bulan pertama difokuskan pada penguatan infrastruktur operasional, rekrutmen kurasi tenaga kerja, dan akreditasi keahlian. Hak pembagian hasil ekonomi belum mulai dihitung pada periode ini.

Bagi Hasil 20% (Bulan 4–24)

Investor berhak atas bagi hasil 20% dari laba bersih bulanan yang dapat dibagikan secara pro rata saldo modal. Pada Skema B, penarikan pokok dimulai bulan ke-13 tanpa penalti.

Bagi Hasil 5% (Bulan 25–36)

Pada tahun ketiga, hak bagi hasil berubah menjadi 5% dihitung berdasarkan nominal investasi awal, sehingga investor tetap menikmati bagi hasil meskipun seluruh modal telah ditarik!

DISCLAIMER RESMI & BATASAN TANGGUNG JAWAB:

“Simulasi ini merupakan ilustrasi perhitungan berdasarkan asumsi laba bersih, nominal investasi, skema pengelolaan modal, serta ketentuan bagi hasil yang dimasukkan ke dalam sistem. Hasil yang ditampilkan bukan jaminan keuntungan, bukan janji pengembalian modal, dan bukan representasi pasti atas kinerja keuangan perusahaan. Hasil aktual dapat berbeda sesuai kondisi usaha dan ketentuan perjanjian investasi yang berlaku. Calon investor wajib mempelajari dokumen perjanjian, risiko usaha, mekanisme pengembalian modal, dan ketentuan bagi hasil sebelum mengambil keputusan.”

Keterangan Tambahan: Mode Pesimis, Realistis, dan Optimis adalah skenario asumsi matematis untuk membantu analisis dan perencanaan, bukan merupakan prediksi pasti atas kinerja masa depan. Penyertaan modal merupakan kemitraan usaha berbasis perjanjian perdata dan bukan penawaran efek publik atau produk perbankan.